Cara Membedakan Jenis Kain Muslin & Cambric, Denim & Chambray, Velvet & Velveteen

Muslin, Cambric, Batiste, Calico


Ketiga kain itu tipis dan ringan. Cambric juga dikenal sebagai batiste, buram dan soft.

Muslin, terbuat dari katun, lembut, memiliki tenunan polos dan jumlah benang rendah sekitar 160.

Calico juga terbuat dari katun, tetapi perbedaannya adalah bahwa ia memiliki tenunan ketat dan kapasnya tidak diputihkan atau sepenuhnya diproses Jadi kain memiliki titik-titik coklat kecil di permukaannya – ini berasal dari bintik-bintik kapas yang belum diputihkan atau diwarnai. Calico adalah kain berbiaya rendah sehingga sering digunakan untuk membuat toile di tata busana. (yaitu kain percobaan untuk mendapatkan fitting yang pas dan styling baju sebelum menjahit pake bahan yang diinginkan). Yang membingungkan adalah kadang-kadang orang menyebut toile “muslin” karena juga bisa terbuat dari kain muslin!

 

Denim dan Chambray


Keduanya dibangun dengan benang lusi celup dan benang pakan putih, sehingga mendapatkan warna yang sangat khas

Denim menggunakan konstruksi kepar (twill) di mana satu benang lungsin melewati di atas dua benang pakan dan kemudian di bawah satu benang pakan, demikian berulang. Benang lusi sebelahnya juga sama tetapi dengan loncat 1 benang pakan sebelum melewati 2 benang pakan sehingga menciptakan garis diagonal.

Sedangkan chambray dibuat dengan tenunan polos, dengan benang lungsin dan benang pakan bergantian saling menganyam.

Permukaan depan kain denim akan secara signifikan lebih gelap dari pada bagian belakang, sedangkan pada chambray tidak terlihat perbedaan yang signifikan.

Trik untuk mengidentifikasi apakah itu denim atau chambray? Lihatlah bagian bawah kain. Jika ada perbedaan yang jelas, itu adalah denim, dan sebaliknya.

 

Velour, Velvet, Velveteen


Velvet (beludru) bisa dibuat dari macam-macam serat, termasuk dari polyester, rayon atau sutra. Drape-nya (sifat jatuh kain) bagus dan memiliki pile (bulu) yang lebih panjang dari dua lainnya. Ia juga memiliki bagian bawah polos. Velveteen biasanya terbuat dari katun atau campuran katun,  terbentang rata, lebih kaku dan kurang berkilau dibanding velvet. Memiliki bulu seperti velvet, namun, bulu (pile) ini dibuat dengan benang pengisi tambahan bukan dua kain yang ditenun satu di atas yang lainnya, seperti dalam velvet. Velour juga dibuat dari campuran kapas, tetapi adalah kain rajut, jadi melar, dan ini cenderung menjadi kain yang paling padat dari ketiganya.

1 thought on “Cara Membedakan Jenis Kain Muslin & Cambric, Denim & Chambray, Velvet & Velveteen

  1. Pingback:Sejarah Kain Muslin - fesyendesign.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *