Dian Pelangi di New York Fashion Week 2017

karya dian pelangi
karya dian pelangi

Busana muslim sekarang sudah mulai diterima di ajang – ajang fashion dunia. seperti yang baru saja digelar di New York,  New York Fashion week.

Dua Desainer muslim Indonesia yaitu Dian Pelangi dan Vivi Zubedi menjadi dua desainer muslim yang turut tampil di ajang bergengsi tersebut.

Ditengah berkembangnya isu dan kebijakan pelarangan travel negara muslim ke Amerika beberapa waktu yang lalu, hadirnya busana muslim di ajang New York Fashion Week jelas menjadi sesuatu yang menarik. bahkan laman The Guardian menyebut aksi desainer Indonesia yang menampilkan dua desainer muslim di panggung New York Fashion Week dianggap sebagai sebagai satu langkah berarti dan bernuansa politis, terutama karena mengusung tema indahnya keberagaman.

 

dian pelangi
dian pelangi

Dian Pelangi hadir dengan rancangan busana muslim siap pakai yang didominasi loose jackets, wide pants, dan rok panjang berpotongan lebar.

Meski mengaku inspirasi terbesarnya berasal dari buku Humans of New York karya fotografer Amerika Serikat Brandon Stanton, Dian tak melupakan jati dirinya. Sebagian besar koleksinya masih dibuat menggunakan bahan-bahan khas Indonesia, seperti batik, tenun, songket dan jumputan.

Sementara, penggunaan hijab pada model dibuat berbeda dengan penambahan headpieces menyerupai kopiah sebagai dalaman scarf polos dengan warna-warna cerah.

“Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa setiap perempuan masih bisa tampil cantik dan bergaya dengan hijab,” kata Dian, seperti dikutip dari The Guardian.

Sejalan dengan Dian, Vivi Zubedi juga menghadirkan busana muslim, tapi terlihat jauh lebih konvensional dengan mengusung gaya abaya khas Timur Tengah. Namun, ia mengklaim bahwa busana tersebut bisa digunakan oleh semua orang, dari berbagai suku maupun budaya.

“Hijab itu indah. Kita semua masih manusia, tidak peduli apa pun agamanya. Kita semua sama,” katanya.

Dian Pelangi dan Vivi Zubedi merupakan dua dari lima desainer busana Indonesia yang tampil di panggung NYFW First Stage. Tiga lainnya yakni Barli Asmara, Catherine Njoo, dan Melia Wijaya. Selain mereka, ada juga pasangan Fara Shahab dan Riza Assegaf yang menggawangi label aksesori Doris Dorothea.

Panggung NYFW First Stage merupakan pengembangan program yang dilakukan seiring dengan menanjaknya popularitas panggung utama NYFW The Show. Lewat NYFW First Stage, para perancang mode internasional yang ingin mencoba membuka peluang pasar di Amerika memiliki kesempatan untuk tampil di NYFW.

Tampilnya desain busana muslim dari desainer Indonesia kali ini menjadi yang kedua setelah Anniesa Hasibuan juga pernah menampilkannya di panggung New York Fashion Week pada September 2016 dan Februari 2017 lalu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *