Kain Linen

Deskripsi Kain Linen 


Linen adalah serat dari kulit pohon flax. Seratnya dua sampai tiga kali lebih kuat dari serat alam lain. Serat linen relatif lebih panjang dibandingkan serat-serat alam lainnya. Panjangnya bervariasi antara 25 sampai 150 cm dan rata-rata berdiameter 12-16 micrometer. 

Serat-serat yang pendek digunakan untuk membuat kain linen kasar dan serat yang panjang untuk menghasilkan kain linen yang halus. 

Serat linen dapat diidentifikasi dari ruas-ruas pada seratnya. Ruas-ruas pada serat ini membuat bahan linen menjadi lebih lentur dan bertekstur. Selain panjang, serat linen juga mengkilap jika sudah dipintal menjadi benang. Setelah menjadi kain pun linen terlihat lebih mengkilap dibanding serat alami jenis lain.

Penampang lintang serat linen berbentuk poligonal tidak beraturan sehingga turut berkontribusi pada tekstur kasar kain.

 

Sifat Kain Linen


Kain linen terasa adem di kulit, mudah menyerap panas dan merupakan konduktor panas yang baik. Ciri kain linen bisa dilihat dan dirasakan, kain linen cenderung kaku dan tebal, dengan permukaan yang halus dan sangat kuat. Linen memiliki elastisitas yang buruk dan tidak dapat membal secara cepat, hal inilah yang menyebabkan bahan ini mudah kusut. Kain linen sering digunakan sebagai pakaian, kain seprai, serbet, tirai, taplak meja, handuk, kertas, perisai, dan lain sebagainya.

Kain linen

Daya serap linen sangat baik sehingga dapat menyerap 20% kelembaban tanpa menjadi lembab. Selain itu, linen juga bisa menghangatkan tubuh ketika cuaca dingin, karena linen termasuk isolator yang baik. Ketika linen digunakan sebagai lapisan pakaian, maka linen akan menghangatkan tubuh.

 

Bahan linen memiliki harga yang lumayan mahal. Baju yang terbuat dari linen tidak hanya halus, mengkilap dan terlihat mahal tapi juga tidak mudah kotor. Serat linen juga bersifat lebih mudah dibersihkan dari noda. Semakin sering dicuci akan semakin lembut, namun jika dilipat secara kuat berkali-kali pada tempat yang sama dapat mengakibatkan putusnya benang pada bagian yang dilipat. Hal ini biasa terjadi pada bagian lipatan kerah, keliman dan area lipatan yang diseterika setelah pencucian.

Ketika kain linen digunakan untuk tirai, dapat membantu menjaga ruangan yang sejuk di musim panas dengan melindungi ruangan dari matahari, tetapi memungkinkan ventilasi juga. Di musim dingin, linen membuat ruang hangat oleh isolasi jendela dari udara luar yang dingin.

Kemeja linen (sumber: aliexpress)

Kelebihan dari kain linen adalah kainnya tahan lama (awet), stylish, dan memiliki kemampuan untuk menjadi hangat di musim dingin atau sejuk di musim panas. Linen juga tidak menyebabkan alergi kulit, bahkan akan sangat membantu dalam mengobati beberapa kondisi alergi dan inflamasi. 

Selain diproduksi sebagai 100% serat linen, terkadang linen juga dikombinasi dengan serat lain, misal 30% Linen dan 70% Cotton, 30% Linen dan 70% Cotton, 55% Linen dan 45% Cotton, 55% Linen dan 45% Cotton, dan lain sebagainya.

 

Sejarah Kain Linen


Penemuan serat kulit dari pohon flax yang dicelup di sebuah gua di Georgia yang berusia tiga puluh enam ribu tahun, menunjukkan bahwa orang-orang kuno menggunakan serat dari kulit flax untuk membuat kain seperti linen sejak awal.

Kain linen ditemukan dari Gua Qumran 1 di dekat Laut Mati (sumber : wikipedia)

Di Mesopotamia kuno, pohon flax dibudayakan dan pertama kali serat linen diproduksi. Itu digunakan terutama oleh kelas masyarakat kaya, termasuk para imam keagamaan. 

Di Mesir kuno, linen digunakan untuk mumifikasi dan untuk kain kafan. Itu juga dipakai sebagai pakaian setiap hari. 

Kain linen telah digunakan untuk penutup meja, penutup tempat tidur dan pakaian selama berabad-abad. Biaya linen yang mahal tidak hanya karena proses pemintalannya yang susah, tetapi juga karena penanganan tanaman flax yang membutuhkan perhatian ekstra. Selain itu benang linen tidak elastis, sehingga mudah putus saat menenun.

Baca juga artikel tentang kain georgette

 

2 komentar untuk “Kain Linen”

  1. Ping-kembali: Mengenal Kain Brokat – fesyendesign

  2. Ping-kembali: Cara Pemeliharaan Bahan Tekstil - fesyendesign.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *