Pemeliharaan Alat Jahit

Pemeliharaan alat jahit dapat dipisahkan menjadi dua, yaitu :

  1. Pra Pemeliharaan
  2. Pemeliharaan Pencegahan

 

Pra Pemeliharaan


Pra pemeliharaan adalah kegiatan untuk persiapan administrasi pemeliharaan. Hal-hal yang harus dilakukan dalam pra pemeliharaan adalah :

  • Inventarisasi
  • Peminjaman Alat
  • Penyimpanan
  • Pemakaian Alat

Inventarisasi

Untuk memudahkan pengecekan dan pengontrolan peralatan yang ada di ruang kerja maka perlu adanya daftar inventarisasi khusus yang setiap saat mudah diperiksa antara lain :

  • Daftar inventaris alat yang diletakkan / ditempel pada ruang kerja.
  • Daftar inventaris alat yang ditempelkan pada almari alat.
  • Daftar inventaris alat yang diletakkan di kotak alat.

Peminjaman Alat

Peminjaman alat dapat dilakukan dengan menggunakan bon peminjaman atau dengan mengisi buku  peminjaman alat.

Penyimpanan

Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan alat, antara lain :

  • Mudah dilihat dan dikontrol
  • Mudah diambil bila akan dipergunakan
  • Tersusun rapi dan teratur, sebaiknya disusun diatas rak almari
  • Aman, tidak mudah hilang, jatuh atau rusak.

Pemakaian Alat

Dengan jumlah peralatan yang banyak maka perlu adanya penertiban untuk memudahkan pengendaliannya, untuk itu perlu diatur sistem pemakaian alatnya.

  • Kartu Inventaris Alat,

    • Contoh kartu inventaris Alat

No

Nama barang

Spesifikasi

Merk

Jumlah

Keterangan

Penanggung jawab Ruangan

  • Buku Peminjaman Alat,

    • Contoh isi buku peminjaman alat

No

Hari / Tgl

Nama

Jenis alat

Divisi / Bagian

Ket.

Tgl Kembali

Paraf

Peminjam

Paraf

  • Buku Penggunaan / Pemakaian Alat

    • Contoh isi buku penggunaan/pemakaian alat

No

Hari/Tgl

Nama Pemakai

No Mesin

Kegiatan

Keadaan Alat

Peminjam

Penanggung jawab

Pemeliharaan Pencegahan


Pemeliharaan pencegahan meliputi kegiatan harian, kegiatan periodik dan kegiatan insidentil. Fasilitas alat yang ada dalam bengkel atau ruang kerja meliputi mesin, perlengkapan mesin, alat-alat potong, alat-alat ukur, alat menggambar, serta semua peralatan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. 

Pemeliharaan harian meliputi :

  • Kebersihan dan ketertiban alat
  • Pelumasan
  • Pencegahan korosi /karat

Kegiatan periodik meliputi :

  • Penyetelan baut, mur, roda gerigi dan lain-lain
  • Pengontrolan dan pengisian minyak atau oli

Kegiatan insidentil meliputi :

  • Perbaikan / penggantian spare part bila terjadi kerusakan pada bagian-bagian mesin.

Alat dan Bahan


  • Lap pembersih yang mudah menyerap minyak (kain flanel / bahan kaos)
  • Kuas
  • Obeng, tang
  • Minyak mesin

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum praktek :

  • Memakai pakain kerja
  • Mengisi buku pemakaian alat

 

Langkah Kerja


Langkah kerja merupakan tahapan-tahapan yang harus dikerjakan dengan urutan yang benar.

  1. Membersihkan debu / kotoran mesin jahit manual 

    1. Buka tutup mesin / keluarkan mesin dari tempatnya
    2. Bersihkan seluruh mesin dengan lap pembersih
    3. Lepaskan baut tutup mekanik mesin bagian depan dengan menggunakan obeng
    4. Bersihkan kotoran / debu yang melekat dengan menggunakan kuas, tetesi dengan minyak sebelum tutup mekanik dipasang.
    5. Lepaskan plat mesin, keluarkan skoci spul dan rumah skoci, bersihkan rumah skoci dan sekitarnya menggunakan kuas.
    6. Pasang kembali rumah skoci, skoci dan spulnya.
  2. Memberikan minyak pada mesin jahit manual

    1. Ambil minyak mesin, teteskan pada seluruh lubang minyak mesin jahit.
    2. Angkat badan mesin, minyaki mekanik bagian mesin
    3. Kembalikan badan mesin pada tempatnya
    4. Jalankan mesin jahit tanpa benang, letakkan sepotong kain dibawah sepatu mesin agar minyak yang menetes dapat meresap pada kain.
    5. Minyaki bagian kaki dan roda penggerak agar mesin terasa ringan dipakai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *