PERBEDAAN BUSANA, PAKAIAN, FASHION, MODE ATAU DRESS

Pengertian Busana


Istilah busana berasal dari bahasa sanskerta yaitu “bhusana” dan popular dalam bahasa Indonesia yaitu “busana” yang dapat diartikan “pakaian”. Namun demikian pengertian busana dan pakaian terdapat sedikit perbedaan, dimana busana mempunyai konotasi “pakaian yang bagus atau indah” yaitu pakaian yang serasi, harmonis, selaras, enak di pandang, nyaman melihatnya, cocok dengan pemakai serta sesuai dengan tempat dan momen atau kesempatan.

Busana dalam pengertian luas adalah segala sesuatu yang dipakai mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki yang memberi kenyamanan dan menampilkan keindahan bagi si pemakai.

Secara garis besar busana dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

  1. Busana mutlak
  2. Milineris
  3. Aksesoris

Busana mutlak yaitu busana yang tergolong busana pokok seperti; baju, rok, kebaya, blus, celana dan lain-lain, termasuk pakaian dalam seperti; singlet, bra, celana dalam dan lain sebagainya.

Milineris  yaitu pelengkap busana yang sifatnya melengkapi busana mutlak, serta mempunyai “nilai guna” disamping juga untuk keindahan seperti; sepatu, tas, topi, kaus kaki, kaca mata, selendang, scraf, syal, jam tangan dan lain-lain.

Aksesoris yaitu pelengkap busana yang sifatnya hanya untuk menambah keindahan si pemakai seperti; cincin, kalung, leontin, bross dan lain sebagainya.

Dari uraian di atas jelaslah bahwa busana tidak hanya terbatas pada pakaian seperti rok, blus atau celana saja, tetapi merupakan kesatuan dari keseluruhan yang kita pakai mulai dari kepala sampai ke ujung kaki, baik yang sifatnya pokok maupun sebagai pelengkap yang bernilai guna atau untuk perhiasan.

Dalam bahasa inggris istilah busana cocok dengan istilah apparel. Pemakaian istilah busana dalam Bahasa Inggris sangat beragam, tergantung pada konteks yang dikemukakan, seperti:

Fashion lebih difokuskan pada mode yang umumnya ditampilkan seperti istilah-istilah mode yang sedang digemari masyarakat yaitu in fashion, mode yang dipamerkan atau diperagakan disebut fashion show, sedangkan pencipta mode dikatakan fashion designer, dan buku mode disebut fashion book.

Costume, istilah ini berkaitan dengan jenis busana seperti busana nasional yaitu national costume, busana muslim disebut moslem costume, busana daerah disebut traditional costume.

Clothingyaitu busana yang berkaitan dengan kondisi atau situasi seperti busana untuk musim dingin disebut winter clothing, busana musim panas summer clothing dan busana untuk musim semi spring cloth.

Dressyaitu busana yang menunjukkan kesempatan tertentu, misalnya busana untuk kesempatan resmi disebut dress suit, busana seragam dikatakan dress uniform, busana untuk pesta disebut dress party. Dress juga menunjukkan model pakaian tertentu seperti long dress, sack dress dan Malaysian dress. Lebih sempit lagi istilah dress mengacu pada pakaian wanita lengkap dengan riasan dan make up-nya.

Wearistilah ini dipakai untuk menunjukkan jenis busana itu sendiri, contoh busana anak disebut children’s wear, busana pria disebut men’s wear dan busana wanita disebut women’s wear.

 

Fungsi Busana


Pada awalnya busana berfungsi hanya untuk melindungi tubuh baik dari sinar matahari, cuaca ataupun dari gigitan serangga. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka hal tersebut juga mempengaruhi fungsi dari busana itu sendiri.

Fungsi busana dapat ditinjau dari beberapa aspek antara lain :

  • aspek biologis,
  • aspek psikologis dan
  • aspek sosial.

 

Aspek biologis

Fungsi busana ditinjau dari aspek biologis adalah untuk:

  1. melindungi tubuh dari gangguan luar
  2. menutupi atau menyamarkan kekurangan 

 

Gangguan luar

Cuaca, sinar matahari, debu serta gangguan binatang, dan melindungi tubuh dari benda-benda lain yang membahayakan kulit. Seperti orang yang berada di daerah kutub memerlukan busana untuk melindungi tubuhnya dari udara dingin. Begitu juga orang yang tinggal di daerah yang beriklim panas, busana digunakan untuk melindungi tubuh dari udara panas yang mungkin dapat merusak kulit.

 

Menutup/menyamarkan kekurangan 

Manusia tidak ada yang sempurna, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihannya juga dapat di lakukan dengan memakai busana yang tepat.

Seseorang yang bertubuh kurus pendek, hindari memakai kerah ukuran lebar, rok yang terlalu pendek (rok mini), dan rok span karena akan memberikan kesan lebih kurus dan lebih pendek. Pilihlah model rok pias, model kerah yang dapat menutup tulang leher. Dapat menggunakan sepatu yang berhak tinggi dan memakai perhiasan yang berukuran kecil atau sedang, serta memakai pakaian yang tidak menonjolkan bentuk tubuh yang kurus dan pendek tersebut, begitu juga sebaliknya.

 

Aspek psikologis

Fungsi busana ditinjau dari aspek psikologis adalah untuk:

  1. Menambah keyakinan dan rasa percaya diri
  2. Memberi rasa nyaman 

 

Percaya diri

Memakai busana yang serasi bisa berdampak menambah keyakinan atau rasa percaya diri bagi si pemakai sehingga menimbulkan sikap dan tingkah laku yang wajar. Seseorang yang pakaiannya tidak sesuai dengan acara yang sedang dihadirinya biasanya akan risih atau salah tingkah.

 

Nyaman

Pakaian yang tidak terlalu sempit dan tidak terlalu longgar akan nyaman saat dipakai. Begitu juga dengan pakaian yang modelnya sesuai dengan si pemakai, akan terasa nyaman melaksanakan aktifitas.

 

Aspek sosial

Dalam kehidupan bermasyarakat terdapat norma-norma yang mengatur pola perilaku di masyarakat. Norma-norma tersebut antara lain norma kesopanan, norma agama, norma adat dan norma hukum. 

Sebagai masyarakat timur, norma-norma ini harus dipatuhi oleh masyarakat. Tatanan tersebut diantaranya juga mengatur tentang bagaimana berpakaian.

Dilihat dari aspek sosial busana berfungsi untuk:

  • menutupi aurat atau memenuhi syarat kesusilaan
  • menggambarkan adat atau budaya suatu daerah
  • Sebagai media informasi bagi suatu instansi atau lembaga.
  • Media komunikasi non verbal.

 

Aurat atau syarat kesusilaan

Pada masyarakat yang beragama Islam maka diwajibkan menutup aurat, saat sholat wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan muka. Ditempat umum hendaklah memakai pakaian yang sopan.

 

Adat atau budaya

Pakaian adat Minang menggambarkan tentang budaya Minangkabau, pakaian adat Betawi menggambarkan tentang budaya masyarakat Betawi, pakaian adat Bali, Batak, Sulawesi dan lain sebagainya.

 

Media informasi instansi atau lembaga

Seseorang yang berasal dari korps kepolisian menggunakan seragam tertentu yang berbeda dengan yang lain, seorang siswa atau pelajar menggunakan seragam sekolah mereka dan lain sebagainya.

 

Media komunikasi non verbal

Busana yang kita kenakan dapat menyampaikan misi atau pesan kepada orang lain, pesan itu akan terpancar dari kepribadian kita, dari mana anda berasal, berapa usia yang akan anda tampilkan, jenis kelamin apa yang ingin anda akui, jabatan atau sebagai apa keberadaan anda dimasyarakat, dan sebagainya, inilah yang ingin digarisbawahi melalui penampilan busana kita. Bisa dilihat dari penampilan seorang artis, peran apa dan kesan serta misi apa yang akan disampaikan.

 

Pengelompokan Busana


Dalam berbusana kita perlu memperhatikan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat seperti; norma agama, norma susila, norma sopan santun dan sebagainya, juga perlu memahami tentang kondisi lingkungan, budaya dan waktu pemakaian. Jadi jenis busana, model, warna atau corak perlu disesuaikan dengan hal tersebut di atas.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, secara garis besar busana dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

  1. Busana Dalam
  2. Busana Luar

 

Busana Dalam

Busana dalam secara umum dipakai untuk kepentingan pribadi/privat dan tidak untuk dilihat khalayak umum.

Busana dalam dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:

  • Busana yang langsung menutup kulit
  • Busana yang tidak langsung menutup kulit

 

Langsung menutup kulit

Contohnya: BH/kutang, celana dalam, singlet, rok dalam, bebe dalam, corset, long torso.

Busana ini berfungsi untuk melindungi bagian-bagian tubuh tertentu, dan membantu membentuk/memperindah bentuk tubuh serta dapat menutupi kekurangan-kekurangan tubuh, menjadi fundamen pakaian luar.

Jenis busana ini tidak cocok dipakai ke luar kamar atau ke luar rumah tanpa baju luar.

 

Tidak langsung menutupi kulit

Contohnya: daster, house coat, house dress, dan busana kerja di dapur seperti: celemek dan kerpusnya. Busana kerja perawat dan dokter, seperti celemek perawat dan snal jas dokter. Busana tidur wanita, seperti baby doll, nahyapon dan busana tidur pria: piyama dan jas kamar.

Jenis pakaian tersebut di atas tidak etis jika dipakai ketika menerima tamu.

 

Busana Luar

Busana luar ialah busana yang dipakai di atas “busana dalam” dan secara umum digunakan untuk keperluan di luar rumah dalam arti layak dilihat khalayak umum. 

Pemakaian busana luar disesuaikan pula dengan kesempatannya, antara lain busana untuk kesempatan sekolah, busana untuk bekerja, busana untuk ke pesta, busana untuk olah raga, busana untuk santai dan lain sebagainya.

 

Sumber: MODUL TATA BUSANA/BUKU SMK/kelas10 smk tata busana, ernawati dengan beberapa penambahan 

5 komentar untuk “PERBEDAAN BUSANA, PAKAIAN, FASHION, MODE ATAU DRESS”

  1. Ping-kembali: Fashion Term - fesyendesign.com

  2. Ping-kembali: Tentang Kain Georgette - fesyendesign.com

  3. Ping-kembali: Pengenalan Bahan Pelengkap Busana - fesyendesign.com

  4. Ping-kembali: MENGENAL JENIS-JENIS BUSANA - fesyendesign.com

  5. Ping-kembali: Kamisol, Bustier, Korset, dan Kemben - fesyendesign.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *