Teknik Penyajian Desain Busana

Menentukan teknik penyajian gambar


Teknik penyajian gambar merupakan salah satu cara untuk menyajikan suatu gambar desain sejelas mungkin kepada orang lain agar dapat memahami dan mengerti desain busana yang kita buat.

Adapun teknik penyajian gambar terdiri dari :

  1. Desain Sketsa (Design Sketching)
  2. Desain Produksi (Production Sketching)
  3. Desain Sajian (Presentation Drawing)
  4. Desain Ilustrasi (Fashion Illustration)
  5. Desain Tiga Dimensi (Three Dimention Drawing)
  6. Kolase Mode

Desain Sketsa (Design Sketching)


Desain berasal dari Bahasa Inggris design yang berarti rancangan, rencana atau reka rupa. Sketsa berasal dari bahasa Inggris yaitu sketching yang memiliki arti lukisan awal yang kasar, ringan, semata-mata garis besar ataupun belum selesai, sering kali digunakan sebagai percobaan atau sebagai tanda yang digunakan dalam gambar biasa, catatan singkat tanpa bagian-bagian kecil yang mengemukakan gagasan tentang sesuatu

Design sketching adalah teknik menggambar desain berupa sketsa gambar yang digambar pada kertas dengan menuangkan ide-ide yang muncul. Atau penyajian gambar design dengan cara menampilkan rancangan busana berupa skets. Design sketching ini biasanya digunakan oleh para perancang mode untuk mengembangkan ide, seperti sillhoutte, detail, tekstur, hiasan busana dan lain-lain.

Langkah Membuat desain sketsa :

  1. Tentukan pose yang di inginkan.
  2. Buat proporsi tubuh dengan garis tipis pada kertas skets. Pastikan bahwa proporsi yang dibuat sudah benar perbandingannya dan seimbang kedudukannya.
  3. Mulailah membuat rancangan busana pada proporsi tubuh, dimulai dari bagian atas busana turun ke bawah sesuai dengan pose.
  4. Isi busana dengan drape pada bagian-bagian yang terlipat sesuai dengan bentuk busana dan pose.
  5. Lengkapi detail-detailnya seperti; wajah, rambut, asesoris, motif dan setikan-setikannya.
  6. Hapus bagian-bagian yang tidak diperlukan.
  7. Pertebal rancangan dengan pensil 4B.

Desain Produksi (Production Sketching)


Production sketching adalah suatu sketsa sajian gambar atau koleksi yang digunakan untuk produksi suatu busana. 

Desain produksi adalah desain busana yang menerangkan secara detail beserta ukurannya. Untuk membuat production sketching pose dibuat tampak depan dan belakang dengan detail digambar jelas. Dilengkapi juga urutan kerja (pada sebuah industri pakaian), sehingga perlu juga production sheet (lembar produksi).

Prosedur pembuatan gambar sajian dengan cara production sketching.

  1. Tentukan rancangan busana Anda.
  2. Buatlah proprosi tubuh tampak depan dan belakang.
  3. Terapkan rancangan busana pada proporsi tubuh.
  4. Perjelas detil-detil busananya.
  5. Selesaikan rancangan dengan teknik kering sesuai warna yang Anda inginkan
Gambar desain produksi

Desain Sajian (Presentation Drawing)


Presentation drawing adalah suatu sajian gambar atau koleksi yang ditunjukkan kepada pelanggan. Desain sajian digunakan untuk tujuan promosi, di buat dengan warna sesuai keinginan yang dilengkapi dengan contoh bahan dan perlengkapannya. Desain sajian digambar dengan menggunakan corak dan warna yang sesungguhnya pada pose tubuh tertentu.

Desain ini digunakan untuk pembuatan busana perorangan atau perusahaan garmen untuk presentasi pada klien yang akan memesan busana dengan produksi masal.

Prosedur pembuatan gambar sajian dengan cara presentation drawing.

  1. Tentukan rancangan busana Anda.
  2. Buat proporsi tubuh tampak depan.
  3. Terapkan rancangan pada proporsi tubuh (tampak depan).
  4. Buat rancangan bagian belakang busana.
  5. Perjelas detil-detil busananya.
  6. Selesaikan rancangan dengan teknik kering sesuai warna yang Anda inginkan.
  7. Tempelkan contoh bahan yang digunakan sesuai rancangan

Desain Ilustrasi (Fashion Illustration)


Fashion illustration adalah menggambar desain busana dengan menggunakan perbandingan atau proporsi tubuh secara ilustrasi sebagai media promosi.

Dalam penyajian fashion ilustration proporsi tubuh dibuat lebih panjang, kira-ira 10 ½ (sepuluh setengah) kali panjang (tinggi) kepala, bagian-bagian tubuh digambar tidak lengkap, seperti mata digambar satu bagian, rambut hanya sillhuetutnya saja. Walaupun digambar tidak lengkap fashion illustration kelihatan menarik.

Desain ilustrasi digunakan untuk mempromosikan mode. Sebagai penarik para pembeli di toko-toko tekstil atau pada peserta undangan fashion.

Penampilan promo ini bisa berbeda satu dengan lainnya tergantung pada tema yang dipilih. Misal toko kain yang menjual bahan untuk pakaian kerja maka desain yang disajikan adalah busana kerja dengan model yang menarik. Alat promosi harus dapat memberikan informasi yang jelas kepada konsumen.

Biasanya tujuan membuat ilustrasi mode adalah untuk iklan, sampul undangan, majalah mode, dan untuk pembuatan desain yang lebih menarik perhatian karena menggunakan proporsi yang ilustratif.

fashion illustration
Gambar desain ilustrasi

Langkah pembuatan ilustrasi mode :

  1. Membuat proporsi ilustrasi
  2. Membuat desain di atas hasil sketch yang telah dibuat
  3. memberi warna, diarsir dengan warna –warna yang cocok.

Syarat pembuatan ilustrasi mode :

  1. proporsi lebih dari 9-11 x tinggi kepala
  2. Penyelesain kulit dan rambut dapat natural atau anatural
  3. bentuk bagian tubuh bisa dengan teknik lukis
  4. Desain harus dapat dibaca.

Desain Tiga Dimensi (Three Dimention Drawing)


Three dimention drawing merupakan suatu penyajian gambar yang menampilkan ciptaan desain busana dengan bahan sebenarnya yang dibuat dalam tiga dimensi.

Tujuan pembuatan desain tiga dimensi adalah sebagai pameran hasil desain busana, yang diselesaikan dengan bahan yang sesungguhnya dan dijahit sesuai dengan model busana. Disamping itu juga berguna untuk promosi ditoko-toko kain, yang mana kain tidak digunting melainkan dipasangkan pada gambar yang dilengkapi bentuk badan yang timbul sehingga terlihat kenampakan tiga dimensi.

Gambar Desain Tiga Dimensi

Kolase Mode


Kolase mode berarti kumpulan dari berbagai sumber ide dalam mencipta suatu busana. Hasil dari pengamatan dari berbagai gambar kemudian dituangkan dalam desain busana. Tujuan dari pembuatan desain dengan kolase mode adalah mengembangkan ide dari berbagai koleksi gambar atau karya lain dan diwujudkan menjadi desain busana.

Kolase mode
Gambar Kolase Mode

Menentukan teknik penyelesaian gambar


Teknik penyelesaian gambar adalah cara menyelesaikan gambar desain busana yang telah dibuat untuk memperjelas konsep desain. Teknik penyelesaian gambar dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu teknik kering, teknik basah, dan mix media.

Teknik kering merupakan teknik penyelesaian gambar secara kering dengan menggunakan spidol, pensil warna, drawing pen, dan sebagainya.

Teknik basah adalah teknik penyelesaian gambar secara basah dengan menggunakan cat air, cat poster, dan sebagainya.

Teknik mix media merupakan teknik penyelesaian gambar dengan menggabungkan antara teknik kering dan teknik basah dan dapat juga dicampurkan dengan bahan lain pada tahap akhirnya seperti pilox, drawing pen, dan sebagainya.

Bahan yang digunakan dalam teknik penyelesaian gambar antara lain adalah pensil hitam 2B, pensil warna, drawing pen, spidol, cat air, cat poster, dan sebagainya.

Dalam teknik penyelesaian gambar terdapat faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pewarnaan, yaitu tekstur kain, motif kain, lekuk tubuh, jatuhnya busana dan efek gelap terang.

Sebelum mewarnai sebaiknya kita perlu memahami teknik penyelesaian gambar yang digunakan, yaitu :

  • Kerataan warna
  • Ketebalan warna
  • Kepekatan warna
  • Gradasi warna

Baca juga tentang desain busana

Sumber : 

  • Modul Guru Pembelajar Paket Keahlian Tata Busana SMK, Kementrian Pendidikan & Kebudayaan RI 2016
  • https://text-id.123dok.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *