Teknik Pewarnaan sketsa busana secara kering

Pewarnaan Kering


Pewarnaan kering adalah suatu teknik pewarnaan sketsa busana tanpa menggunakan media air, jadi disini bisa menggunakan pensil biasa, pensil warna, pastel, krayon, konte, spidol, marker, dan sebagainya tergantung keinginan. 
Terdapat lima faktor yang harus diperhatikan saat pewarnaan sketsa busana, yaitu :
  1. tekstur kain,
  2. motif kain,
  3. lekuk tubuh,
  4. jatuhnya busana,
  5. cahaya.

Tekstur Kain


Tekstur kain adalah sifat permukaan kain seperti kasar, tebal, tipis, halus dan licin. Pewarnaan sketsa busana harus memperhatikan tekstur kainnya. Bahan halus berbeda pewarnaannya dengan bahan yang kasar, demikian juga bahan yang tebal akan bebeda pewarnaannya dengan bahan yang tipis.
Image result for tekstur kainImage result for tekstur kain

Motif Kain


Motif kain adalah hiasan yang terdapat pada kain seperti garis, kotak, bulat, gambar bunga, tumbuhan, hewan dan lain-lain.
Untuk membuat motif pada busana  harus memperhatikan bentuk dan besar motif. Bentuk motif bergaris tidak selalu digambar lurus, tetapi harus memperhatikan lekukan tubuh dan lekukan busana.
Pada bagian-bagian yang patah motif juga dibuat patah sehingga motif kelihatan tidak kaku.
Untuk membuat motif pada rancangan harus memperhatikan perbandingan antara besarnya motif di kain dengan motif yang ada pada sketsa, sehingga besarnya motif yang ada pada rancangan sesuai dengan besar motif aslinya.
Image result for motif kain

Lekuk Tubuh


Jika kita perhatikan bentuk tubuh kita maka ada bagian yang menonjol, datar, dan ada yang membentuk lekukan.
Pada saat pewarnaan sketsa busana, bagian tubuh yang menonjol diwarnai lebih terang, bagian yang cekung diwarnai lebih gelap. dan bagian yang datar diwarnai warna yang sebenarnya. 
Related image
www.mitzvahmarket.com

Jatuhnya Busana


Dari jatuhnya busana maka dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu
  1. bahan yang melangsai, dan
  2. bahan yang kaku.
Pada pewarnaan sketsa busana, bahan yang melangsai harus banyak dibuat gradasi warna karena pada bahan yang melangsai tentunya terlihat banyak gelombang bila dipakai. Hal ini berbeda apabila menggunakan bahan yang kaku dimana terdapat sedikit gelombang.

Cahaya


Benda yang terkena cahaya akan terlihat terang, sedangkan benda yang tidak terpapar cahaya akan gelap. Hal ini berlaku dalam pewarnaan sketsa busana. Bagian -bagian yang terkena cahaya diberi warna lebih terang, sedangkan yang tidak terkena cahaya dibuat warna yang lebih gelap.
Sistem pencahayaan yang digunakan dalam pewarnaan sketsa busana tergantung keinginan masing-masing.
Gaun 1 pinterest
pinterest

Teknik Penyelesaian


Untuk mewarna sketsa busana terdapat 11 macam teknik penyelesaian, yaitu:

  1. teknik peyelesaian bahan tebal,
  2. teknik peyelesaian bahan berkilau,
  3. teknik peyelesaian bahan tembus pandang,
  4. teknik peyelesaian bahan berbulu,
  5. teknik peyelesaian bahan bermotif,
  6. teknik peyelesaian bahan bergaris,
  7. teknik peyelesaian bahan berkotak,
  8. teknik peyelesaian bahan brokat,
  9. teknik peyelesaian bahan quilting
  10. teknik peyelesaian bahan rajutan,
  11. teknik peyelesaian bahan berpayet.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *