Teknik Sewing Industri

Setelah melalui proses cutting, setiap bundle potongan kain sudah terdapat penanda/nomor sambungan antara bagian potongan yang satu dengan potongan yang lain. Dari budle tersebut leader lini jahit akan mendistribusikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasinya. Alur kerjanya yaitu:

  1. Administrasi produksi (menghitung potongan)
  2. Penjahit bagian (partial)
  3. Pressing
  4. Penjahit tuntas

Umumnya proses menjahit pada setiap perusahaan berbeda, tergantung dari model pakaian dan bahan yang dipergunakan, tetapi cara kerjanya sama yaitu setiap proses menjahit menggunakan mesin-mesin khusus, misalnya mesin som digunakan untuk mengesom, mesin pasang kancing digunakan untuk memasang kancing, mesin over dec renda untuk memberi hiasan pada tepi leher, tepi lengan dan sebagainya.

 

 

Teknik Menjahit


Tehnik menjahit pada setiap model berbeda-beda, berikut beberapa contoh teknik menjahit busana industri.

Teknik menjahit pakaian bayi (blus) dari bahan kaos

  1. Jahit /satukan bagian bahu , bagian sisi badan dengan menggunakan mesin obras batacking.
  2. Sambungkan bagian lapisan pada bagain badan depan dengan menggunakan mesin obras kaos.
  3. Jahit hiasan bisban dari leher bagian depan keliling ke leher bagian belakang , lalu ke tengah muka dan dilanjutkan pada sekeliling sisi bawah sampai akhirnya menuju ke bagian leher depan Begitu juga dengan bagian bawah lengan dihiasi dengan bisban, dengan menggunakan mesin over dec laling. Sambungkan bagian sisi lengan, lalu lengan tersebut pasangkan pada bagain badan dengan menggunakan mesin obras kaos.
Gambar menjahit pakaian bayi (blus)

 

Teknik menjahit celana bayi dengan hiasan rib (bahan kaos)

  1. Jahit bagian sisi-sisi celana dengan menggunakan mesin obras batacking.
  2. Siapkan rib dengan ukuran lebih pendek dari lingkar bawah celana, sambungkan bagian sisinya sehingga bentuknya jadi melingkar, lalu lipat dua bagain yang diobras letaknya di bagian dalam. Pasangkan rib tersebut pada bagian lingkar bawah celana dengan menggunakan mesin obras batacking.
  3. Sambungkan bagian pesak celana, sisakan beberapa centimeter sesuai dengan lebarnya karet elastik, dengan menggunakan mesin obras kaos.
  4. Pasangkan karet elastik dengan menggunakan mesin karet, setelah itu kemudian obras kembali bagian sisi pesak yang belum tersambung. 
Gambar menjahit celana bayi

 

Teknik menjahit kemeja

Pada pembuatan bagian kerah kemeja, langkah pertama yang dibuat yaitu:

  1. Menjahit kerah kemeja bagian kerah dan board/kaki kerah
    1. Kerah terdiri dari 2 lembar kain, salah satu lembar tersebut dilekatkan kain keras M 32, dengan jarak dari sekeliling tepi selebar sepatu mesin high speed (sekitar ¾ cm), kemudian lipat ke bagian dalam kampuh bawah lalu dijahit.
    2. Menjahit bagian tepi kiri kanan dan atas kerah, pada waktu menjahit bagian sudut atas diberi benang, agar memudahkan pada waktu membalik kerah.
    3. Kerah yang sudah dibalik , pada bagian tepinya dijahit dengan jarak satu sepatu mesin high speed (¾ cm ), lalu di-pres/disetrika.
    4. Menggabungkan bagian kerah dan board yang telah di jahit tadi, diberi gunting dalam lalu dibalik ke bagian luar.
    5. Menjahit bagian atas board yang telah digabungkan tadi, lalu dipres.

      Gambar menjahit kerah kemeja bagian kerah dan kaki kerah
  2. Menjahit split/lipatan depan
    1. Menjahit split/lipatan depan dengan cara lapisan depan dilipat ke bagian dalam sesuai dengan ukuran, lalu dijahit dari bagian luar.
    2. Menjahit/memasang saku yang telah dipres.
    3. Menjahit bagian bahu depan dan belakang, bagian dalamnya diberi bahan pelapis. 
    4. Menjahit kampuh lengan pendek , apabila menggunakan manset (untuk lengan panjang) maka yang dikerjakan yaitu membuat belahan manset dengan cara mempersiapkan kain/lajur untuk belahan manset, kemudian kain tersebut dipasangkan pada lengan bagian belakang.
    5. Membuat manset. Pertama kali yang dilakukan yaitu dengan cara melekatkan kain keras M 32, lalu menjahit salah satu bagian kampuh yang akan dipasangkan pada lengan, kampuh tersebut dilipat kebagian dalam lalu dijahit, lebar jahitan sekitar ¾ cm. Menjahit sekeliling manset, kecuali bagian yang akan dipasangkan pada lengan, lalu dipres.
    6. Memasang label pada kerah
    7. Menjahit bagian kerung lengan pada badan lalu diobras. Menjahit mulai dari bagian lengan sampai ke bagian sisi badan, lalu diobras. Apabila pada bagian kerung lengan serta lengan dan sisi badan ingin dijahit dengan kampuh sarung maka gunakan mesin untuk membuat kampuh sarung (mesin cangklong).
    8. Memasangkan manset yang sudah dijahit tadi pada lengan.
    9. Memasang kerah pada bagian leher.
    10. Menjahit bagian kampuh bawah, lebar kampuh mulai dari ½ cm sampai dengan 2 cm sesuai dengan model.

      Gambar menjahit lipatan depan

Keterangan: Semua kegiatan menjahit menggunakan mesin high speed, kecuali model jahitan dengan kampuh sarung, membuat lubang kancing, dan memasang kancing di bagian finishing.

 

Baca artikel Teknik Menjahit Industri Busana Pria berikut ini:

Teknik Menjahit Industri Busana Pria

 

 

 

Referensi:

  • Teknik Cutting, Sewing, dan Finishing, ANTI ASTA VIANI, BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL, 2003
  • dan lain-lain

2 komentar untuk “Teknik Sewing Industri”

  1. Pingback: Teknik Menjahit Industri Busana Pria - fesyendesign.com

  2. Pingback: Desain, Pola, dan Marker di Industri Garmen - fesyendesign.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.